Tips
and Trick Membeli dan Menjual Property
TIPS
MEMBELI RUMAH DAN TANAH
Memilih rumah serperti memilih
jodoh, gampang-gampang susah. Jika sudah saatnya maka anda harus memilikinya,
apalagi yang sudah punya pasangan. Berikut beberapa tips dasar yang harus anda
ketahui sebelum anda membeli rumah.
Memperhitungkan kemampuan keuangan
anda. Mungkin kita mendambakan sebuah rumah yang nyaman dan mewah, tetapi kita
tidak bisa membeli rumah tersebut jika kemampuan keuangan kita tidak
mendukung. Karena itu kita perlu mengetahui kemampuan beli kita.
Lakukan survey secara mendetail
tentang perumahan yang akan kita beli. Survey bisa dilakukan baik melalui
Internet atau survey lapangan, bahkan referensi dari teman yang telah punya rumah
yang didapat dari agen property yang telah dipercaya.
Pemilihan rumah bisa
menggunakan beberapa pertimbangan, misalnya seperti di bawah ini:
Transportasi. Mudahkah akses menuju rumah tersebut? Selain akses
jalan yang akan dilalui kendaraan pribadi Anda, bagaimana dengan akses
kendaraan umum, seperti kendaraan umum atau taksi?
Sekolah. Adakah sekolah yang bagus di dekat rumah tersebut
sehingga anak-anak Anda tak perlu bersekolah terlalu jauh?
Pertokoan. Bagaimana ketersediaan toko-toko penyedia kebutuhan
sehari-hari di lokasi dekat rumah tersebut? Adakah supermarket, restoran, atau
mall?
Sarana hiburan. Bila rumah yang Anda pilih terletak di perumahan,
biasanya sarana hiburan seperti taman bermain, kolam renang, lapangan tenis,
dan lain-lain sudah disediakan oleh pengembang. Tapi, bila tidak terletak di
perumahan, kemudahan akses ke sarana hiburan seperti itu perlu dipertimbangkan.
Arah mata angin. Arah hadap rumah
(timur, selatan, barat, utara). Ingat matahari terbit dari timur dan tenggelam
di barat. Sesuaikan apakah kita ingin mendapatkan matahari pagi atau sore,
demikian juga dengan matahari dari depan, belakang, samping kanan atau kiri
rumah kita.
Kantor polisi & rumah sakit. Bagaimana dengan kantor polisi dan rumah sakit ?
Adakah kantor polisi dan rumah sakit dekat dengan perumahan tersebut?
Tempat peribadatan. Kehidupan rohani yang sehat sangat penting dalam
melalui kehidupan yang kian penuh tantangan ini.
Galeri budaya & perpustakaan. Hal ini sering kali luput dari pertimbangan, padahal
menumbuhkan minat terhadap seni dan bacaan bisa dilakukan dengan sering mengajak
anak-anak ke perpustakaan atau galeri-galeri seni.
Lingkungan. Pastikan
lingkungan rumah yg dijual tersebut memiliki suasana dan tetangga yang ramah
dan menyenangkan karena di sanalah nantinya Anda akan menghabiskan banyak
waktu.
Status rumah tersebut apakah Hak
Guna, Hak Milik atau hak Pakai. Usahakan membeli yang statusnya adalah hak
milik, agar kita tidak ribet dengan urusan akte kepemilikan di kemudian hari.
Mengecek di badan pertanahan nasional juga perlu dilakukan.
Status rumah ada dua: siap huni dan
indent. Untuk rumah yang statusnya “siap huni”, biasanya kita bisa langsung
melihat rumah yang ingin kita beli. Sebagian besar perumahan menggunakan model
“indent”, jadi kita hanya bisa memilih lokasi dari gambar site map, dan kita
harus menunggu 3-9 bulan dari akad kredit untuk proses pembangunan rumah.
Pilih perumahan yang kualitas
bangunan rumahnya bisa dipertanggungjawabkan. Buat apa beli rumah baru, kalau
baru setahun ditempati sudah mengalami kerusakan parah. Buatlah cek list saat
memeriksa rumah yang hendak dibeli, mulai dari pondasi, lantai, dinding, kusen,
plafon, atap dan sebagainya. Periksa secara teliti sebelum membeli, bila perlu
mengajak orang yang menurut Anda ahli di bidang bangunan, daripada menyesal
nanti.
Jangan lupa untuk menambahkan
interior rumah, memasang teralis di pintu dan jendela, serta memasang bak
penampungan air dan toren untuk backup bila air PDAM atau sumur tidak
lancar. Intinya usahakan mengurus segala keperluan lain berhubungan dengan isi
dan desain rumah kita, sebelum kita tempati. Karena setelah kita tempati,
proses seperti itu akan relatif lebih repot kita lakukan.
Membangun rumah diatas tanah sendiri
merupakan impian dan harapan hampir semua orang terutama yang sudah berkeluarga
atau menikah, dan juga bagi pasangan yang sudah lama menyewa rumah. Jika uang
atau dana untuk membeli sebuah tanah untuk membangun rumah sudah tersedia, maka
pada saat hendak membeli tanah kita harus sangat berhati-hati, karena bisa saja
anda tertipu dan akhirnya kecewa karena tidak sesuai dengan harapan anda,
padahal dana untuk membeli tanah tersebut sudah lama terkumpul. Berikut
beberapa tips membeli tanah untuk anda.
Jangan terburu-buru untuk membeli
tanah, pelajari dan bandingkan harga tanah tersebut dengan harga tanah yang
lain dengan kondisi yang hampir sama.
Kalau bisa carilah orang yang ingin
menjual tanahnya disaat keadaan mendesak yang pastinya harganya lebih murah.
Percayalah, setiap hari ada saja orang yang ingin menjual Tanahnya disaat
keadaan mendesak dan ingin menjual tanah tersebut secepatnya kepada penawar
pertama.
Coba anda kira-kira kalau anda
hendak menjual tanah tersebut 3 atau 4 tahun mendatang apakah harganya sudah
naik minimal 15% dari harga awal. Kalau harganya masih sama jangan dibeli.
Sertifikat Kepemilikan Tanah, apakah
sertifikat Hak Milik atau Hak Guna Bangunan, karena jika sertifikat HGB, anda
harus mengeluarkan biaya untuk peningkatan hak menjadi hak milik. Dalam hal
sertifikatnya masih HGB maka harus diperhatikan tanggal berakhirnya hak sebab
jika masa HGB berakhir maka biaya untuk peningkatan hak menjadi lebih mahal.
Biaya Pengurusan, seringkali penjual
dan pembeli berbeda pendapat mengenai hal ini, ketika mereka telah berada di
Kantor Notaris/PPAT, untuk menghindari hal itu maka sebaiknya biaya
pengurusan dibicarakan pada saat negosiasi harga penjualan/pembelian atas tanah
dan bangunan (rumah) tersebut, apakah biaya dibagi 2 atau hanya ditanggung
pembeli atau penjual saja.
Apakah sertifikat sedang dalam
jaminan atau tidak ? Sebab adakalanya penjual yang menawarkan rumah,
sertifikatnya sedang dijaminkan di pihak lain.
Nama di sertifikat apakah nama
pemilik asli dari rumahtersebut atau nama orang lain? (kita membeli dari tangan
kedua), sebab itu juga akan merepotkan kita dalam hal pengurusan surat-surat
dan balik nama sertifikat.
Jika kita membeli sebagian, maka
harus segera dilakukan pengurusan dari sertifikat induk karena seringkali
dilapangan saya menemukan pembeli kesulitan untuk menemukan sertifikat induk
ketika dia bermaksud untuk melakukan pengurusan baliknama dan membeli sebagian
sertifikat atas tanah miliknya.
Yang paling penting harus diperhatikan
yaitu lokasinya, sebab jika berada di lokasi yang strategis tentu akan memiliki
daya jual yang tinggi.
Mudah-mudahan tips diatas bermanfaat
untuk anda yang akan membeli rumah atau tanah, jika kita mengetahui hal-hal
tersebut, setidaknya bisa membantu anda agar terhindar dari kesalahpahaman
dalam melakukan penjualan atau pembelian rumah dan tanah tersebut sehingga
dengan demikian anda akan terhindar dari penjualan yang terlalu murah atau
pembelian yang terlalu mahal.
TIPS MENJUAL RUMAH DAN TANAH
Bisnis properti merupakan bisnis
yang kompetitif karena pemilik properti harus bersaing ekstra dengan pemilik
atau agen properti lain agar tetap bertahan. Banyak tips atau seminar yang
sudah diselenggarakan oleh penyedia jasa penjualan atau properti namun ada
beberapa trik yang bisa Anda terapkan agar properti cepat terjual.
Harga yang Wajar. Mematok
harga yang wajar, dalam artian harga pasaran bagi calon pembeli. Jangan
sesekali menawarkan harga jauh diatas pasar daerah sekitar, karena calon
pembeli Anda tidaklah bodoh. Untuk mendapatkan kisaran harga yang wajar, Anda
dapat mencari tahu kisaran harga properti di derah tersebut.
Berikan tampilan yang Menarik (Up to
Date). Calon pembeli biasanya
akan menilai properti yang Anda tawarkan dari pandangan pertamanya.
Setelah menilai penampilan keseluruhan barulah ia akan menilai secara detail.
Oleh karena itu, jangan ragu untuk mendesain properti Anda dengan tampilan yang
menarik, seperti taman, mengganti plafon yang kondisinya agak rusak, mengelap
kaca jendela setiap saat, dan lain sebagainya.
Gunakan media promosi. Properti yang bagus tanpa adanya promosi tidak
akan mendatangkan calon pembeli, oleh karena itu Anda dituntut untuk lebih
aktif dalam mempromosikannya di berbagai media. Biasanya agen properti
mempromosikan properti mereka di media massa seperti koran, majalah, website,
spanduk, brosur, serta open house. Dengan begitu maka peluang untuk menjual
properti lebih banyak semakin terbuka.
Fasilitas dan akses properti
(lokasi). Fasilitas dalam suatu perumahan
atau properti yang anda jual bisa memberikan nilai lebih, seperti sekolah,
sarana olah raga, ibadah, tempat rekreasi, dan fasilitas lain. Akses menuju
lokasi properti yang Anda jual juga menjadi pertimbangan seseorang untuk
membeli atau tidak. Apakah mudah dilalui, tersedia angkutan umum, dilalui jalur
3 in 1, atau kemungkinan akses lain. Jika sudah menemukan fasilitas dan akses
properti Anda, maka sah-sah saja jika ingin menambahkan harga Property. Namun
jika properti Anda tidak memiliki fasilitas yang dapat diunggulkan maka ini
bisa menjadi hambatan. Oleh karena itu telitilah dalam memberikan harga
Property.
Gunakan network anda. Ini adalah cara mudah, murah sekaligus
kemungkinan berhasilnya transaksi akan lebih besar. Tawarkan saja rumah anda kepada
orang-orang yang telah anda kenal selama ini, misalnya : kerabat/family,
tetangga , rekan kerja/relasi bisnis, teman-teman di Mailing List/Website
Social Neworking. Karena sudah saling mengenal, umumnya tingkat kepercayaan
juga makin besar. Mungkin mereka sedang tidak membutuhkan untuk membeli rumah,
namun paling tidak, mereka akan mereferensikan rumah anda pada network mereka.
Jangan lupa memberi mereka reward jika anda mendapat pembeli lewat referensi
mereka, demi menjaga hubungan baik anda selama ini.
Hubungi agen Property. Tidak ada salahnya anda menghubungi agen
properti, karena mungkin saja mereka mempunyai klien yang sedang membutuhkan
rumah seperti yang hendak anda jual. Tentunya ada komisi yang harus anda
sisihkan dari nilai penjualan rumah, yang berkisar antara 2,5 – 5 % tergantung
besarnya nominal penjualan.
Sediakan nomer telepon yang mudah
dihubungi. Usahakan agar anda mudah
dihubungi oleh calon pembeli sewaktu-waktu. Jika memang anda tidak menyediakan
waktu penuh, berilah tambahan informasi ini pada mereka.
Berikan kesan yang baik pada calon
pembeli. Tips terakhir, selalu
upayakan untuk memberi kesan yang baik pada calon pembeli. Bersikaplah sebagai
penjual profesional, yang melayani calon pembeli sebaik mungkin.
Tanah merupakan sebuah hal yang
sangat berharga. Lebih-lebih bila tanah itu berada di tepi jalan besar maka
nilainya bisa mencapai angka-angka yang fantatis. Apabila Anda memiliki
sebidang tanah dan ingin menjual tanah tersebut maka ada beberapa tips
yang mungkin akan sangat berguna bagi Anda sebagai berikut.
Sebelum menjual tanah sebaiknya
mencari informasi harga tanah terkini. Hal ini dimaksudkan agar tanah dijual
tidak terlalu murah sehingga sangat merugikan. Akan lebih baik lagi bila
mencari informasi tentang proyeksi pengembangan jangka panjang suatu daerah.
Sehingga kita akan dapat memperkirakan nilainya di masa depan. Informasi
tentang proyeksi, penataan lahan maupun penggunaan lahan ke depan dapat bisa
diperoleh di Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah).
Bila kesulitan mendapatkan pembeli
padahal kebutuhan sangat mendesak maka dapat meminta bantuan seorang broker.
Biar broker yang mencarikan pembeli. Cara ini praktis akan tetapi Anda harus
membayar si broker dengan besaran tertentu sesuai kesepakatan.
Tanah murah itulah kata yang mungkin akan menarik pembeli. Jadi saat
memasang iklan di bidang tanah yang akan di jual, sebaiknya gunakan kata-kata
yang menarik seperti “Dijual tanah murah seluas sekian meter persegi
secepatnya”. Dengan kata-kata seperti di atas akan menarik perhatian dan
menimbulkan rasa penasaran orang yang melihat papan iklan yang di pasang.
Bila sudah deal dengan seorang
pembeli, maka sebaiknya segera selesaikan hal-hal yang berkaitan dengan
pembayarannya. Jangan sampai berlarut-larut pelunasannya agar Anda tidak rugi
waktu maupun pikiran.
Dengan beberapa tips diatas
diharapkan akan melancarkan proses penjualan rumah dan tanah Anda. Sebagai
sebuah saran saja, menjual
rumah dan tanah memang menguntungkan akan
tetapi jangan dilakukan bila tidak dalam keadaan mendesak. Sebab ke depannya
tanah akan sangat sulit sekali dicari dan semakin mahal dengan semakin
meningkatnya pembangunan. Dan bisa juga nilai tanah itu akan semakin bernilai
jual bila dikembangkan sendiri dengan mendirikan sebuah usaha sendiri di atas
bidang tanah tersebut misalnya dalam bentuk toko.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar